Categories
News

Antonius Tonny Budiono

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan ini menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya dari Presiden Joko Widodo. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada upacara Kemerdekaan RI ke-71, Rabu pekan lalu. Satyalancana Karya merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah lama berbakti dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, dan kesetiaan serta menjadi tauladan bagi pegawai lain.

Merry Erna Hani KEPALA Inspektorat DKI Jakarta ini meninggal di Rumah Sakit Pluit, Jakarta Utara, Sabtu dua pekan lalu, pada umur 53 tahun. Guber nur Basuki Tjahaja Purnama menilai Merry sebagai salah satu pejabat andalannya karena berkinerja baik dan cepat merespons arahannya. Merry meninggalkan dua pu tri dan jenazahnya dikubur di permakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Categories
Parenting

KAMPANYE 7 MENIT UNTUK KEHIDUPAN

Ternyata setiap 7 menit, satu bayi meninggal sebelum men- capai usia satu bulan. Yang lebih mengejutkan lagi, hal ini sudah terjadi dalam 10 tahun ter akhir ini di Indonesia. Ada beberapa penyebab kondisi tersebut, diantaranya bayi lahir dengan berat rendah, nutrisi buruk ibu saat hamil, dan adanya komplikasi pada ibu hamil.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

“Sebenarnya penyebab-penyebab itu dapat dicegah. Misalnya, berat badan lahir rendah dan gizi ibu hamil yang buruk dapat dicegah dengan pemberian nutrisi yang baik selama kehamilan. Sementara kematian ibu hamil karena komplikasi dapat dicegah dengan ketersediaan tenaga medis yang terlatih dan merata di seluruh Indonesia serta fasilitas tempat bersalin yang mumpuni,” jelas Tatak Ujiyati, Direktur Advokasi dan Kampanye Save The Children saat kunjung an ramah tamah tim Save the Children Indonesia ke kantor redaksi Group of Magazine, Kelompok Kompas Gramedia.

Terkait dengan itulah Save the Children Indonesia meluncurkan kampanye 7 Menit untuk Kehidupan. Tujuan kam panye ini selain untuk meningkatkan kesa daran masyarakat, juga demi mendesak pemerintah mengalokasikan dana APBN untuk jaminan persalinan bagi ibu hamil dan demi pemeliharaan kesehatan bayi baru lahir di seluruh Indonesia. Bagi Mama Papa yang ingin ikut berpartisipasi dalam kampanye ini, caranya mudah, yakni dengan menanda tangani petisi #7 MenitUntuk Kehidupan.

Pengisian bisa melalui online www. aksi.savethechildren .or.id atau secara offline dengan mendatangi mal-mal yang bekerja sama dengan Save the Children. “Kami bekerja sama dengan beberapa mal di Jakarta dan Surabaya untuk pengumpulan petisi ini secara offline,” ujar Fandi Yusuf, Communication Coordinator Save the Children Indonesia. Untuk lokasi mal yang bekerja sama bisa menghubungi kantor Save The Children melalui telepon 021 7812336. Save the Children Indonesia telah berdiri sejak 1976 dan bekerja di 12 provinsi di Indonesia. Visi Save the Children adalah menciptakan sebuah dunia dimana setiap anak mendapatkan hak untuk hidup, dilindungi, berkembang, dan berpartisipasi.

Sumber : pascal-edu.com

Categories
News

Rumah Hibah Dapat Diminta oleh Situs Judi Slot Lagi?

Rumah Hibah Dapat Diminta oleh Situs Judi Slot Lagi? Pak Yulius, sekitar tahun 2009 lalu, orangtua saya menghibahkan sebuah bangunan rumah dengan cuma-cuma kepada kerabatnya. Alasannya, kerabat tersebut sering memperhatikan dan menjaga kedua orangtua saya selama kami anak-anaknya merantau ke Jakarta. Sebagai informasi, orangtua saya tinggal di daerah Medan-Sumatera Utara. Pada sekitar tahun 2011 lalu, orangtua saya harus beberapa kali keluar masuk rumah sakit karena usia mereka yang semakin menua. Bulan depan, orangtua saya harus berobat ke luar negeri dengan biaya yang cukup tinggi dan membutuhkan dana tambahan, sebab kami anak-anaknya tidak terlalu kuat secara finansial untuk membantu biaya pengobatan tersebut. Pertanyaan saya, apakah hibah atas sebuah bangunan rumah yang telah diberikan secara cuma-cuma kepada pihak ketiga dapat diminta kembali? Mohon nasehat hukum dari Bapak. Terima kasih.

Rumah Hibah Dapat Diminta oleh Situs Judi Slot Lagi?

Bapak Togap yth., Terkait pertanyaan Bapak di atas, dapat kami jelaskan sebagai berikut. Pada kasus yang Bapak paparkan di atas, bangunan rumah yang diberikan oleh orangtua Bapak kepada pihak ketiga, dapat dikategorikan sebagai perjanjian sepihak atau hibah. Hal pertama yang perlu kami ketahui adalah, apakah pemberian rumah kepada pihak ketiga tersebut dilakukan secara akta notariil atau akta bawah tangan. Hibah dalam ketentuan KUHPer belum memindahkan hak milik, karena hak milik itu pindah dengan dilakukannya levering atau penyerahan secara yuridis, yaitu melalui akta hibah yang dibuat oleh notaris. Pengertian hibah menurut ketentuan hukum di Indonesia, diatur dalam Pasal 1666 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (”KUHPer”), yang dikutip sebagai berikut: ”Hibah adalah suatu perjanjian dengan mana si penghibah, di waktu hidupnya, dengan cuma-cuma dan dengan tidak dapat ditarik kembali, menyerahkan sesuatu benda guna keperluan si penerima hibah yang menerima penyerahan itu.” Pada dasarnya, suatu hibah tidak dapat ditarik kembali maupun dihapuskan.

Namun demikian, terdapat hal-hal yang dapat menghapuskan suatu hibah, sebagaimana diatur dalam Pasal 1688 KUHPer, yang dikutip sebagai berikut. ”Suatu hibah tidak dapat ditarik kembali maupun dihapuskan, kecuali dalam hal-hal sebagai berikut. 1. Karena tidak dipenuhi syarat-syarat dengan mana penghibahan telah dilakukan. 2. Jika si penerima hibah telah bersalah melakukan atau membantu melakukan kejahatan yang bertujuan mengambil jiwa si penghibah atau suatu kejahatan lain terhadap si penghibah. 3. Jika ia menolak memberikan tunjangan nafkah kepada si penghibah, setelah orang ini jatuh dalam kemiskinan.” Mengenai jangka waktu tuntutan di atas, diatur dalam Pasal 1692 KUHPer, yaitu dalam waktu 1 (satu) tahun, sepanjang tuntutan atas pembatalan hibah tersebut dikabulkan oleh majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut.

Jika merujuk kepada jangka waktu kasus Bapak di atas, jangka waktu pemberian hibah adalah tahun 2009, dan sampai saat ini adalah tahun 2014, yaitu 5 (lima) tahun. Jadi menurut hukum, orangtua Bapak saat ini telah lewat waktu untuk mengajukan gugatan pembatalan hibah. Berdasarkan ketentuanketentuan di atas, rumah yang telah dihibahkan pada pihak ketiga tersebut tidak dapat dilakukan pembatalan dan pengembalian hibah. Menurut hemat kami, terlepas dari ketentuan-ketentuan hukum di atas, tidak ada salahnya, orangtua Bapak dan anak-anak lainnya menggunakan jalur pendekatan kekeluargaan kepada pihak ketiga tersebut, mengingat saat ini orangtua Bapak membutuhkan tambahan biaya secara finansial untuk membiayai pengobatan. Demikian penjelasan yang bisa saya sampaikan. Semoga informasi ini berguna bagi Bapak.

Categories
News

Android One Bikin Microsoft Ketar Ketir

Dengan Android One, Google siap untuk menyebarkan ‘virus’ ke seluruh dunia Kesetaraan negara maju dan negara berkembang dalam menikmati teknologi kini hampir tak berjarak di perangkat Google. Android One menjadi jembatan ampuh untuk mentransfer beragam teknologi hingga sampai ke lapisan terbawah. Seolah tak ada sekat lagi yang membuat para masyarakat kelas bawah menjadi setara. Sekilas tentang beragam pertumbuhan smartphone di beberapa Negara. Di India, berdasarkan riset IDC, penjualan smartphone telah meledak 186 persen pertumbuhan di 2014. Uniknya, didominasi oleh kalangan kelas bawah, yakni 78 persen. Dengan banderol harga di bawah 200. Ekspansi Google membuat beberapa kompetitor pun bergidik. Microsoft dengan seri Asha dan Lumia tentu saja tak bisa mainmain.

Android One Bikin Microsoft Ketar Ketir

Karena Google sudah menabuh genderang perang ke pasar-pasar negara berkembang lewat Android One. Pada peluncurannya musim gugur lalu, Wakil Presiden Senior Google, Sundar Pichai, mengatakan bahwa Google akan melakukan penetrasi ke calon pengguna yang ada di negara berkembang. “Ketika kita dalam perjalanan kita untuk mencapai miliar orang berikutnya, kami ingin melakukannya pada versi terbaru dari Android, yakni Android One,” ujarnya. Kehadiran Android One ini sedikit banyak memberi ancaman ke kompetitor yang bersinggungan dengan pasarnya. Microsoft pun terkena pukulan telak di segmen menengah ke bawah. Ketika Lumia akan berkonsentrasi ke kelas bawah dengan menurunkan spesifi kasi. Android One malah menerjang dengan spesifi kasi yang menggigit. Hal ini dibuktikan Google, ketika meluncurkan meluncurkan Android 4.4 KitKat. Software yang dirancang khusus sehingga akan berjalan dengan baik pada perangkat keras berbiaya rendah.

Sehingga jalan untuk mendatangi pasar negara berkembang semakin lempang. KitKat adalah upaya Google untuk mengatasi masalah perangkat lunak pada perangkat low-end, Android One kini melakukan hal yang sama untuk hardware. Perusahaan menyebutnya sebagai “solusi yang komprehensif untuk mengatasi kebutuhan komputasi mobile mereka di pasar negara berkembang.” Perbandingan paling nyata saat Lumia 530 diadu dengan Mito Impact misalnya. Spesifi kasi keduanya memang terlihat sedikit mirip. Namun, banderol Mito Impact (Android One) nyaris separuh harga Lumia 530. Memang ada plus minus, tapi sertifi kasi dari Google-lah yang membuat imej ponsel lokal yang berlabel Android One menjadi semakin terpercaya. Nah, kalau sudah begini harus ada langkah strategis dari kompetitor Android One, semoga?