Categories
News

Antara Pungli Dan Korupsi

Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat dalam ra patnya bersama Komisi Pemi lihan Umum dan Kementeri an Dalam Negeri akhirnya memutuskan bahwa terpidana hukuman percobaan diizinkan mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah pada Pemilihan Umum 2017. Keputusan rapat 10 September 2016 itu menuai protes. Cerita tentang calon kepala daerah yang pernah terlibat kasus hukum ditulis dalam rubrik Hukum majalah Tempo edisi 14 Desember 1985. Judul beritanya adalah ”Antara Pungli dan Korupsi”.

Tulisan diawali dengan ribuan orang yang datang ke Pengadilan Negeri Banda Aceh menyaksikan Bupati Aceh Selatan Ridwansyah dalam perkara korupsi. Ridwansyah, 44 tahun, diseret jaksa Abdurrahman ke meja hijau dengan tuduhan memungut uang secara ”liar” dari 266 calon pegawai negeri ketika menjabat Kepala Biro Kepegawaian pada Sekretariat Wilayah Daerah Istimewa Aceh, sejak 1980 sampai 1983. Dari para calon pegawai pemerintah daerah itu, Ridwansyah menarik pungutan Rp 200-500 ribu, yang semuanya diperkirakan meliputi jumlah Rp 62 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *